Search
Close this search box.

PT BIDIK MITRA BERSAMA

(Media Online Bidik News Today)
Jalan Patimura Ujung No. 39, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara (Samping GOR Pematangsiantar)
Kode Pos 21145 – Kota Pematangsiantar

Search
Close this search box.

Dua ABG Bunuh Temannya Sendiri Demi Bisa Raih Sepeda Motor Dan Hp Korban.

Doc : Jasad Korban yang ditanam separuh badan yang di temukan di perkebunan karet PYPN III Bangun.

BidikNewsToday.Com (Simalungun) – Mayat seorang pelajar SMP Tamansiswa  Bahjambi, Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi, Kabupaten Simalungun Chandra Prayoga (13 Thn) ditemukan telah hampir membusuk di areal perkebunan PTPN III Kebun Bangun Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara Rabu (8/4/2020).

Posisi jenazah dikubur setengah badan dengan posisi duduk. Suasana ini sontak mengundang perhatian warga sekitar dan masyarakat yang sedang melintas.

Jasad  Korban Pertama kali  ditemukan oleh Suliyan, seorang pengangon lembu Siang menjelang sore.

Saksi ini melihat lembunya berkumpul sambil mengendus-endus sesuatu. Melihat itu, saksi mendekatinya dan sekitar 5 meter dari lembunya, ia mencium bau busuk yang menyengat.

Rasa penasaran itu justru membuat saksi kaget karena sosok mayat dengan posisi duduk dikeliling lembunya ada di depannya.

Saksi pun memilih memberitahukan apa yang dilihatnya kepada warga sekitar dan diteruskan kepada Pihak Nagori dan polisi Polsek Bangun.

Tidak  lama dapat kabar, wargapun sudah menyemut berkerumun di lokasi tempat penemuan mayat  sehingga polisi harus memasang garis police.

Untuk mengungkap kejanggalan kematian korban, jenazahnya dibawa ke ruang Foreksi RSUD Djasamen Saragih. Di sisi lain, polisi langsung menghubungi orang tua korban karena hari Minggu, 5 April 2020, orang tua korban mendatangi polisi perihal anaknya tersebut tidak pulang.

Atas Laporan ini  polisipun mendalaminya dan mendapatkan petunjuk dengan mengumpulkan data dari teman-teman korban.

Berdasarkan informasi dari teman-teman korban polisi mengetahui siapa orang yang terakhir bersama korban. Hasilnya, berselang beberapa jam, polisi menangkap RBP (17) dan MA (18).

 

Keduanya warga Marihat Bayu, Nagori Bahjoga, Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi yang masih berstatus masih Anak Baru Gede (ABG) .

Yang paling mirisnya lagi kedua (2) orang pelaku ini merupakan teman main korban Chandra Prayoga yang dikenal sebagai anak yang Baik dan Murah hati kepada teman-teman sepermainannya.

Mereka tega menghabisi korban dengan mencekik. “Setelah ditangkap, keduanya mengakui perbuatannya” kata Kapolsek Bangun, AKP Banuara Manurung.

Kapolsek menjelaskan, Sabtu 4 April 2020 lalu korban datang bersama tiga temannya yaitu AG, DN dan SF ke rumah tersangka MA untuk minum tuak.

Setalah minum tuak sekitar pukul 23.00 Wib MA mengajak korban ke Rambungan nama suatu tempat, dengan alasan mau menjumpai seorang perempuan.

Kemudian korban beserta kedua tersangka berangkat dengan mengendarai satu sepeda motor milik korban dengan tarik tiga (1 sepeda motor 3 0rang).

“Setelah sampai di Rambungan mau turun dari sepeda motor tersangka RBP mencekek leher korban dari belakang sampai dengan posisi tertidur di tanah, kamudian tersangka MA membantu menekan tangan korban kelehernya sehingga korban tidak bernafas dan akhirnya meninggal” ujar Kapolsek Bangun ini menerangkan hasil pemeriksaan tersangka.

Setelah korban meninggal, kedua tersangka masih punya waktu pergi menuju ke rumah DN yang ada di Serapuh Kabupaten Simalungun.

DN ini sendiri merupakan teman dari Chanda Prayoga.

Setelah cangkul didapat kemudian kedua tersangka kembali ke tempat korban dibunuh. kedua tersangka ini pun menggali lubang untuk mengubur jasad korban.

Namun Karena posisi Lokasi TKP Penemuan tempat korban dihabisi tanahnya keras, lubang yang digali kedua tersangka, tidak dapat menutupi sepenuhnya tubuh korban, sehingga bagian atas dari tubuh korban hanya ditutupi dengan dedaunan kacang-kacangan” ucap Banuara Manurung.

Selesai mengubur korban, kedua tersangka pun masih melanjutkan aksi jahatnya, yakni menjual sepeda motor korban seharga Rp 1.750.000 dan Handphone korban seharga Rp 900 ribu kepada seorang pria bernama Kopral.

Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan “kata Banuara Manurung di depan RSUD dr. Djasamen Saragih saat melakukan Outopsi jasad Korban Chanda Prayoga si Anak Baik Budi Nan Malang tersebut.

Para tersangka bisa dijerat dan terancam pasal berlapis nantinya.(B.01-03.HS-AH).

 

Editor : Hendra Silitonga.

Read Previous

Pakai Narkoba Di Rumah Sendiri, Budi Ditangkap Polsek Bosar Maligas dan Diserahkan Ke Satres Narkoba Polres Simalungun.

Read Next

Hut Ke 41 TGB DR. H. Ahmad Sabban Rajagukguk, Dapat APRESIASI dari KOMJEN AGUS ANDRIANTO KABAHARKAM POLRI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *