Search
Close this search box.

PT BIDIK MITRA BERSAMA

(Media Online Bidik News Today)
Jalan Patimura Ujung No. 39, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara (Samping GOR Pematangsiantar)
Kode Pos 21145 – Kota Pematangsiantar

Search
Close this search box.

Kakan Kemenag Alihkan “Monas” Pada Pihak Ketiga. MMI Minta Jabatan M. Hasbi Ditinjau Kembali.

Doc : Drs. H. M. Hasbi, MH beserta Kantor dan Mobil Dinas Kontrofersi.

BidikNewsToday.Com (Pematangsiantar) – Adanya temuan tim Kru Bidik News tentang penyalahgunaan pemakaian Mobil Dinas Negara yang tidak tepat sasaran dengan rincian jenis Inova Keluaran tahun 2018 Nomor Polisi BK 1113 W, yang seharusnya Mobil Dinas tersebut pengadaannya untuk menunjang kinerja jabatan kepala Kantor Kemenag Kota Siantar, dimana saat ini jabatan tersebut dipegang oleh Drs. H. M. Hasbi, MH benar-benar menimbulkan berbagai keganjilan di tengah-tengah masyarakat.

Hal ini pun mengingat selama jabatan Kakan Kemenag dijabat oleh Drs. H. M. Hasbi, MH, Mobil Dinas tersebut keberadaannya sama sekali tidak pernah dipergunakan, dimana ada dugaan mobil tersebut dipihak ketigakan kepada orang lain.

Penelusuran Kru Bidik News tentang Mobil Dinas BK 1113 W, keberdaannya selalu berada di jalan Akasia Raya, Perumnas Batu 6, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, di salah satu rumah makan warung padang.

Tak jelas apa kaitannya mobil yang seharusnya diperuntukkan agar menunjang kinerja seorang pimpinan lembaga Negara (Kakan Kemenag), M. Hasbi dengan pemilik rumah makan tersebut ketika dikonfirmasi kru Bidik News.

Kakan Kemenag kota Siantar, terkesan selalu menghindar ketika dikonfirmasi Kru Bidik News bahkan janji untuk konfirmasi yang telah ditentukan oleh M. Hasbi, terkesan selalu dihindari.

Ada apa dengan Kakan Kemenag Kota Siantar???

Salah seorang pengamat kebijakan Publik Kota Siantar Ir. Bona Tua Naipospos (Ketua MMI), menduga ada ketidak beresan dengan pola kepemimpinan Drs. H. M. Hasbi, MH.

“Saya pastikan itu anggaran mobil dinas ada mengalir. Apabila mobil itu tidak dipergunakan, Kakan Kemenag tidak berhak untuk menikmati tunjangan perawatan dan biaya perjalanan minyak anggaran mobil dinas BK 1113 W tersebut”, Ujar Bona kepada Kru Bidik News.

“Setau saya sebagai mantan anggota DPRD, yang namanya tunjangan fasilitas dari Negara yang diperuntukkan kepada seseorang yang memiliki jabatan setingkat Kepala Kantor Kemenag, untuk biaya minyak per harinya saja yang dipersiapkan oleh Negara 10 liter/hari dengan akumulasi harga minyak saat ini Rp 7800,-/liternya. Apabila 10 liter/hari, itu biaya mencapai Rp 78.000,-/harinya”, Ujar Bona memberikan salah satu gambaran contoh menurut pendapatnya.

“Belum lagi yang namanya biaya perawatan rutin seperti ganti oli, ganti filter, dan ganti ban setiap tahunnya. Itu telah dianggarkan oleh Negara untuk Kenderaan Dinas siapapun yang memiliki jabatan di suatu Instansi Negara. Jadi menurut saya, Kakan Kemenag kota Siantar tidak menghargai tunjangan fasilitas yang diberikan Negara kepada dirinya selaku Kakan Kemanag kota Siantar. Dimana saya melihat sehari-harinya M. Hasbi selalu tampil ke kantor dengan menggunakan mobil pribadi jenis Fortuner BK 45 BI. Ini kesan yang saya lihat seperti sebuah bentuk kesombongan yang dipertontonkan M. Hasbi sebagai pejabat di Negara Republik Indonesia ini”, Ujar Bona penuh kesan senyuman.

“Untuk itu, saya meminta kepada BPK Provinsi Sumut serta kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut CQ Mentri Agama RI untuk kembali merevisi jabatan yang diemban oleh sosok M. Hasbi”.

“Saya harapkan BPK Provinsi Sumut benar-benar untuk menela’ah (membaca) secara teliti anggaran di Kantor Kemenag kota Siantar soal yang menyangkut SPPD, biaya minyak, dan lain sebagainya. Karena ini, sebagai Presedent (contoh Pristiwa) buruk terhadap pola kepemimpinan yang ditonjolkan Kakan Kemenag kota Siantar ini. Dimana seharusnya, beliau itu memberikan contoh tauladan yang berkesan terhadap masyarakat dan bangsa”.

“Kenapa saya katakan demikian? Tidak semua manusia bisa menduduki jabatan yang saat ini diemban oleh M. Hasbi. Namun, bukan berarti tidak banyak manusia yang menginginkan jabatan untuk menjadi Kakan Kemenag”, Ujar Bona bernada miris melihat tak ada kesan contoh yang baik dari kepemimpinan M. Hasbi.

Masih menurut Bona Tua Naipospos “kita akan surati Kementerian Agama RI dan Kanwil Kemenag Provinsi Sumut untuk meninjau jabatan M. Hasbi sebagai Kakan Kemenag di kota Siantar”, ujar Bona dengan wajah penuh geram.

(Insert) Konfirmasi Kru Bidik News yang terkesan mengelak serta diabaikan.

Untuk menindak lanjuti temuan Kru Bidik News tentang penyalahgunaan pemakaian Mobil Dinas jenis Inova keluaran 2018 BK 1113 W kepada Kasubbag Keuangan Kantor Kemenag Andy, SE terkesan menghindar dan lempar bola.

Pertanyaan yang diajukan kru bidik News via Whatsapp bukannya mendapatkan jawaban, melainkan Andy, SE berkelit mengaku sebagai Staff dan bawahan.

Begitu juga dengan Kakan Kemenag Kota Siantar. Jadwal yang telah diutarakannya kepada Kru Bidik News untuk bertemu di kantor yang bersangkutan, tak dihiraukan bahkan terkesan untuk dihindarinya. (B.03.HARTA).

 

Editor : Firmansyah (KoorLip)

Read Previous

Kapolres Dan Bupati Simalungun Dukung UMKM-SU SIMALUNGUN.

Read Next

TNI-POLRI Apel Bersama, Polres Simalungun Dan Kodim 0207/Simalungun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *