Search
Close this search box.

PT BIDIK MITRA BERSAMA

(Media Online Bidik News Today)
Jalan Patimura Ujung No. 39, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara (Samping GOR Pematangsiantar)
Kode Pos 21145 – Kota Pematangsiantar

Search
Close this search box.

Usung Spanduk Bergambar Iswar Lubis, Massa AMDHI Minta KPK Serius Tuntaskan Kasus Suap Jabatan Mantan Walikota Medan

BidikNewsToday.Com (Jakarta) – Kelompok massa tergabung dalam Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia (AMDHI) Sumatera Utara kembali menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022).

Massa melakukan aksi teatrikal dengan mengusung spanduk bergambar Iswar Lubis yang bertuliskan “Meminta kepada KPK untuk menetapkan Iswar Lubis (Kadishub Medan) sebagai “tersangka” atas dugaan pemberian suap kepada terpidana Dzulmi Eldin mantan Walikota Medan”, serta spanduk bertuliskan “KPK jangan tebang pilih, terkesan tidak mampu menetapkan Iswar Lubis Kadishub Medan sebagai tersangka dugaan suap mantan Walikota Medan Dzulmi Eldin”.

Kedatangan mereka ke KPK untuk mendesak supaya pimpinan KPK serius menuntaskan kasus dugaan suap jabatan yang melibatkan Iswar Lubis.

Koordinator Aksi, Azarudin Panjaitan menjelaskan spanduk tersebut dibawa khusus untuk KPK agar tidak ‘masuk angin’ dalam mengungkap dan menuntaskan kasus OTT mantan Walikota Medan Dzulmi Eldin dan dugaan jual beli jabatan di jajaran Pemerintahan Kota Medan.

“Kepercayaan publik ke KPK makin luntur karena pergerakannya sangat lamban, dan seperti tidak transparan dalam mengungkap kasus suap jabatan yang melibatkan Iswar Lubis atau jangan-jangan masuk angin, itu jadi kecurigaan masyarakat. Makanya kami datang kesini lagi (gedung KPK),” kata Azarudin Panjaitan.

Selain itu, Azarudin Panjaitan juga menyampaikan orasi-orasinya agar penyidik lembaga antirasuah itu tidak loyo di proses finishing touch dalam mengusut dugaan skandal kasus suap jabatan tersebut. Publik, katanya, masih mengingat walau kasus ini sudah berjalan satu tahun. Bawa Kadis Perhubungan Medan Iswar Lubis mengakui telah memberi uang Rp200 juta demi mempertahakan jabatannya, jangan terkesn diabaikan, teriak Azarudin Panjaitan.

“Kami minta seluruh Kepala OPD ditangkap, kami juga minta Iswar Lubis dicopot, agar ketika ditangkap tidak mengganggu proses administrasi di Diahub Medan nantinya, karna jelas kasusnya dingin sampai saat ini, bahwa dalam keterangannya di ruang Cakra PN Medan, Iswar Lubis mengakui perbuatannya”, terang Azarudin Panjaitan.

Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan pihaknya memastikan bahwa sesungguhnya rakyat Indonesia berada di belakang KPK.

“Spanduk bergambar Iswar Lubis ini sebagai simbolik saja supaya KPK tetap kuat dan tidak masuk angin, serta tak mudah di intervensi. Rakyat saja sudah memberikan dukungan, jadi gak usah takut-takut. Tak perlu ragu untuk menangkap Iswar Lubis walau dia tangan kanannya Bobby Nasution, tidak ada yang kebal hukum di negeri ini,” jelasnya.

“Kami tidak akan gentar untuk mundur sejengkal pun. Meski ada upaya penggembosan, tapi kami tetap minta KPK juga tidak takut untuk menyuarakan kebenaran. Kami heran, Iswar Lubis masih dibiarkan berkeliaran terus,” pungkasnya.

Adapun tuntutan masa AMDHI Sumut ialah, meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangkap Iswar Lubis Kadis Perhubungan Kota Medan sebagai pelaku atas dugaan suap jabatan kepada Dzulmi Eldin mantan Walikota Medan.

Kemudian, meminta kepada KPK untuk tidak tebang pilih dalam kasus suap Dzulmi Eldin yang menyeret nama Iswar Lubis.

Meminta kepada KPK untuk membuka kembali kasus suap mantan Walikota Medan Dzulmi Eldin yang menyeret Iswar Lubis sebagaimana dalam fakta persidangan.

Selanjutnya, meminta kepada KPK segera menetapkan “tersangka” Kepada Iswar Lubis atas keterlibatannya dalam kasus suap mantan Walikota Medan Dzulmi Eldin dan keterlibatannya dalam sejumlah dugaan rekaya proyek di Kepemimpinan Bobby Nasution.

Serta meminta kepada KPK untuk turun ke Medan dan menangkap Iswar Lubis.

Sebelumnya, dihari yang sama saat massa AMDHI Sumut melakukan aksi di Gedung KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka rangkaian kegiatan menuju Hari Antikorupsi Sedunia (Road to Hakordia) tahun 2022 di Lapangan Astaka, Jalan Williem Iskandar, Pancing, Deli Serdang, (29/11/2022). (SK/TIM). (B.27.RAHMAN). 

Editor : Hendra Silitonga. 

Read Previous

Berakhir Pekan Kapolres Simalungun Dengarkan Curhatan Masyarakat Dopan Merasa Terayomi

Read Next

Plt. Bupati Padang Lawas Hadir Pada Acara Road To Hakordia Wilayah I KPK Tahun 2022 di Sumut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *