Search
Close this search box.

PT BIDIK MITRA BERSAMA

(Media Online Bidik News Today)
Jalan Patimura Ujung No. 39, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara (Samping GOR Pematangsiantar)
Kode Pos 21145 – Kota Pematangsiantar

Search
Close this search box.

Akibat Cemburu, Seorang Pria Di Barumun Nekat Membunuh Korban Di Ladang Ubi

BidikNewsToday.Com (Padang Lawas) – Diduga dipicu cemburu, pengumpul Tandan Buah Segar(TBS) kelapa sawit di tingkat desa, nekat membunuh selingkuhan di lokasi kebun ubi dibelakang kantor Badan Pusat Statistik(BPS) Kabupaten Palas, Jalan Pembangunan, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun.

Pelaku yang berprofesi sebagai pengumpul buah kelapa sawit di tingkat desa berinsial BN (37) warga Desa Hutarimbaru, Kecamatan Barumun. Pelaku ditangkap di sekitar Desa Bulusonik, Kecamatan Barumun, Senin (6/3/2023).

Korban YS (30) warga Padangsidimpuan yang berdomisili di Lingkungan VI Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padanglawas diduga dibunuh sang pacar, tersangka BN karena cemburu.

Menurut informasi yang dihimpun, YS menjadi korban pembunuhan di sebuah gubuk kebun ubi yang berdekat kantor BPS Palas beberapa hari yang lalu yang dilakukan sang pacar sendiri dengan cara mengekap mulut korban dengan pakai baju pelaku sehingga kehabisan nafas.

Kapolres Padanglawas, AKBP Indra Yanitra Irawan, SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim, AKP H. Hutagalung, SH, MH mengatakan, sesuai hasil autopsi dan keterangan saksi-saksi bahwa tersangka pelaku pembunuhan mengarah kepada pacar korban berinisial BN, warga Desa Hutarimbaru, Kecamatan Barumun.

Dikatakan, dari hasil penyelidikan serta keterangan saksi sebanyak 13 saksi yang dimintai keterangan, bahwa diduga kuat pelaku mengarah kepada satu orang yakni pacar korban.

“Kita berhasil mengungkapkan pelaku pembunuhan seauai hasil penyelidikan dan keterangan saksi,” terangnya.

Kata Hitler Hutagalung menambahkan, pengungkapan tersangka pelaku sedikit kesulitan, karena tidak ada saksi saat kejadian berlangsung. Apalagi tersangka ikut membawa korban langsung ke rumah sakit.

Setelah melalui proses pemeriksaan panjang akhirnya tersangka BN baru mengakui korban dibekap dengan baju tersangka, sehingga tidak bisa bernafas sampai korban meregang nyawa.

“Bahkan tersangka BN mengakui sebelum menyekap korban hingga tewas masih sempat melakukan hubungan layaknya suami istri,” ungkap Kasat Reskrim Polres Palas.

Ia menambahkan, faktor kecemburuan tersebut dilatar belakangi karena pelaku BN melihat banyak pesan di WhatsApp korban sehingga memuncak kecemburuan pelaku yang berakhir dengan pembunuhan.

“Tersangka BN saat sudah ditahan untuk pemeriksaan lanjutan terhadap kasus pembunuhan.Pelaku dijerat Pasal 338 subsider pasal 351 (ayat 3) KUHPidana disebutkan Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun,” pungkasnya. (B.25.SUBANDI). 

Editor : Arta Purba. 

Read Previous

Polres Simalungun Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H/2023 M Kuatkan Keimanan

Read Next

Cabuli Santri Pria, 2 Guru PonPes Di Padang Lawas Ditangkap Polisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *